Assalamualaikum...
Hmmmm... lama juga tidak memperbaharui entriku ini :)) Kenapa ya setiap aku memperbarui entri aku pas suntuk,sebenernya pingin banget berbagi cerita bahagia,tapi kapan2 aja ya hahahaha...
Harus mulai darimana ya...intinya sekarang aku lagi bingung banget apa yang mesti aku lakukan,mau protes aku ga tau harus protes ke siapa karena aku sadar itu sudah suratan dariNYa.Singkat cerita aku sangat mencintainya tapi kenapa dia tidak bisa seperti yang aku cita-citakan dan aku inginkan.Cita2 dan keinginan itu sangat menyangkut hal yang paling sensitif dari seseorang.Banyak orang berkata bahwa perbedaan dijadikan hiasan jangan dijadikan jurang perpisahan,apakah menjalaninya mudah??? apakah itu hanya teori???
Banyak dongeng jaman dulu yang menceritakan tentang perbedaan dan berakhir dengan kebahagiaan. Romeo&Juliet, Beauty&The Best, hmmmm semoga itu bukan hanya dongeng
Aku dan dia begitu berbeda,dalam hal apapun...dulu awalnya aku sempat menolaknya tapi apa salahnya dicoba dan semakin hari aku makin mencintainya,singkat cerita hub kami jadi serius seiring dosa2 yang ga ke itung yang aku lakukan dengannya dan seringnya aku bikin gara2 dengannya...dan akhirnya aku mendapat restu dari bunda dan keluarga untuk beranjak lebih lanjut,walaupun pada saat itu bunda belum tau dia sebenarnya siapa dan bagaimana latar belakangnya,walaupun akhirnya itu semua terungkap,bunda dengan bijak menerima dia,luv u mom...
Semakin hari aku sangat mencintainya,ada satu hal yang unik yang ada pada dirinya yang tidak kutemui pada lelakiku sebelumnya,tapi kenapa dia tidak begitu ato begini seperti keinginanku...satu keraguan terbesarku dengannya adalah masa depanku bagaimana??? walaupun aku tau dan punya keyakinan bahwa rezeki Allah yang atur,tapi hati ini terus meragukannya,maafkan aku sayangku...
Dia terus meyakinkanku bahwa hanya dia yang pantas buatku,tapi penyakit itu terus menyerang keyakinanku,iri sama temen2 yang punya pasangan sederajad,gantengnya,pangkatnya,gajinya,hmmmmm ga ada abisnya.Keluarga juga terus mempertanyakan kenapa aku memilihnya,dan hati ini selalu remuk lagi ketika ditanyai hal itu dan air mata selalu mengalir tak tertahankan dan pertanyaan itu tak dapat aku jawab...
Sayangku...aku bukanlah setabah Fatimah,setaqwa Aisyah dan semulia Hadijah,aku hanyalah wanita akhir zaman yang mencoba untuk menjadi wanita salehah buatmu,sayang buatlah hati ini untuk terus yakin padamu dan menerimamu apa adanya
Ya Allah bimbinglah hati ini untuk terus yakin bahwa memang hanya dia yang terbaik buatku,amiiiin...
Jumat, 11 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



knp judulnya harus remuk redam sih?
BalasHapuscinta,be strong yah :X